parameter dan variable dalam bahasa C
Jenis parameter :
1. Parameter Aktual
Parameter Aktual yaitu parameter yang berisi variabel yang akan dikirim ke suatu fungsi.
2. Parameter Formal
Parameter Formal yaitu parameter yang ada pada deklarasi fungsi.
Contoh penggunaan parameter aktual dan parameter formal :
float jumlah(float x,fload y) —> parameter formal
{
:
:
}
main()
{
:
total=jumlah(a,b); —> parameter aktual
:
}
Terdapat 2 cara untuk melewatkan parameter ke dalam fungsi, yaitu :
1. Pemanggilan dengan nilai (call by value)
Pengiriman parameter menggunakan konsep ini, isi atau nilai dari variabel yang ada di parameter aktual akan dikopykan ke variabel di parameter formal. Dengan demikian, pada saat fungsi dijalankan, nilai variabel di parameter formal akan sama dengan nilai variabel di parameter aktual.
Contoh penulisannya :
float jumlah (float x,float y) —> tidak ada tambahan tanda apapun pada parameter
{
return (x+y);
}
main()
{
int a=6,b=3;
float c;
clrscr();
c=jumlah(a,b); —> tidak ada tambahan tanda apapun pada parameter
printf(“a+b = %g\n”,c);
getch();
}
2. Pemanggilan Referensi (call by reference)
Pemanggilan dengan konsep ini, akan mengirimkan “nama” dari variabel yang ada di parameter aktual ke parameter formal.Dengan demikian, pada saat fungsi berjalan, nama variabel di parameter aktual akan mempunyai nama lain berupa nama variabel di parameter formal.Jadi, lokasi memori yang digunakan untuk variabel di parameter formal sebenarnya sama dengan lokasi memori dari variabel di parameter aktual, hanya saja sekarang lokasi memori itu memiliki dua nama.
Contoh penulisannya :
void tukar (int &angka1,int &angka2) —> tambahkan tanda”&”didepan variabel yang ingin diberi sifat call by reference
{
int bantu;
bantu=angka1;
angka1=angka2;
angka2=bantu;
}
main()
{
Int bil1=10,bil2=20;
tukar(bil1,bil2); —> tidak ada tambahan tanda apapun
}
Jenis-jenis variabel
1. Variabel lokal,yaitu variabel yang dideklarasikan di dalam fungsi.
Variabel lokal mempunyai sifat :
a. Secara otomatis akan diciptakan ketika fungsi dipanggil dan akan hilang (dari memori) ketika eksekusi fungsi berahir.
b. Hanya dikenal oleh fungsi tempat variabel dideklarasikan.
c. Tidak ada inisialisasi secara otomatis(saat variabel diciptakan nilainya tidak tentu).
Contoh variabel lokal :
void fungsi y(void)
{
int x; —> x adalah variable lokal untuk fungsi y.
:
:
}
2. Variabel Global, yaitu variabel yang dideklarasikan diluar fungsi.
Variabel global mempunyai sifat :
a. Dapat diakses/dipanggil oleh semua fungsi.
b. Jika tidak di beri nilai awal,secara otomatis diinisialisasikan dengan nilai 0.
Contoh variabel lokal :
int i=10; —> variabel global
void tambah (void)
{
i++;
}
main()
{
:
tambah();
:
getch();
}





